Info about Politeknik Negeri Sriwijaya
Hari ini pada tanggal 20 Maret 2013, kita bertemu lagi di mata kuliah Manajemen Jaringan Komputer.
Hari ini diberi tugas membuat suatu simulasi yang menggunakan Switch, Router, DHCP Server dan Access Point,
SWITCH
Switch
bentuknya hampir sama dengan hub.
Switch
atau lebih dikenal dengan istilah LAN Switch merupakan perluasan dari konsep
bridge.
ROUTER
Berfungsi agar data sampai ke tempat tujuan pada
jaringan sesuai yang dikehendaki
Cara Kerja:
- Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal.
- Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data.), bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal.
- Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan.
- Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan., dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet.
- Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.
DHCP
(Dynamic Configuration Protocol)
DHCP (Dynamic Configuration Protocol)
adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang
memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP
server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP
Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor
IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan
referensi kepada DHCP Server.
Kelebihan
DHCP
1.
Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
2. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. DHCP ini didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
2. DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. DHCP ini didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
3.
DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya
alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut
tidak sedang menggunakannya (off).
4.
DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk
jangka waktu tertentu dari server.
5.
DHCP akan memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya
kepada client.
ACCESS POINT
Access
Point adalah sebuah node yang telah dikonfigurasi secara khusus pada sebuah
WLAN (Wireless Local Area Network). Access Point bertindak sebagai pusat
pemancar dan penerima untuk sinyal-sinyal radio WLAN. Access Point sering
disebut juga base station. Sehingga client yang terhubung dengan perangkat
tersebut bisa berkomunikasi satu sama lainnya dengan subnet mask yang sama.
Fungsi
Access Point
Berbagi
koneksi dari server lokal (kantor) maupun internet dengan perangkat client
lainnya (notebook, PC, gadget, handphone dll) maupun perangkat access point
lainnya (seperti extender/repeater) dalam satu subnet mask yang sama.
Download disini cara membuat simulasi nya
Download disini untuk simulasi Web Server
Download disini untuk simulasi DHCP Server
Download disini untuk simulasi menggunakan Access Point







0 komentar:
Posting Komentar