Jumat, 21 Juni 2013

Simulasi Web Server


 Info about Politeknik Negeri Sriwijaya

Hari ini pada tanggal 20 Maret 2013, kita bertemu lagi di mata kuliah Manajemen Jaringan Komputer.
Hari ini diberi tugas membuat suatu simulasi yang menggunakan Switch, Router, DHCP Server dan Access Point,



SWITCH
Switch bentuknya hampir sama dengan hub.
Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN Switch merupakan perluasan dari konsep bridge.

ROUTER
Berfungsi agar data sampai ke tempat tujuan pada jaringan sesuai yang dikehendaki
Cara Kerja:
  • Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal.
  • Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data.), bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal.
  • Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan.
  • Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan., dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet.
  • Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.

DHCP (Dynamic Configuration Protocol)
DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.
Kelebihan DHCP
1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
2.  DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. DHCP ini didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
3.    DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
4.    DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
5.    DHCP akan memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada client.

ACCESS POINT
Access Point adalah sebuah node yang telah dikonfigurasi secara khusus pada sebuah WLAN (Wireless Local Area Network). Access Point bertindak sebagai pusat pemancar dan penerima untuk sinyal-sinyal radio WLAN. Access Point sering disebut juga base station. Sehingga client yang terhubung dengan perangkat tersebut bisa berkomunikasi satu sama lainnya dengan subnet mask yang sama.

Fungsi Access Point
Berbagi koneksi dari server lokal (kantor) maupun internet dengan perangkat client lainnya (notebook, PC, gadget, handphone dll) maupun perangkat access point lainnya (seperti extender/repeater) dalam satu subnet mask yang sama.

Download disini  cara membuat simulasi nya 
Download disini untuk simulasi Web Server
Download disini untuk simulasi DHCP Server
Download disini untuk simulasi menggunakan Access Point

Tutorial Aplikasi Nilai dengan Login Terlebih dahulu melalui Wireless Toolkit 2.5.2

Aplikasi Nilai dengan Login Terlebih dahulu melalui Aplikasi Wireless Toolkit 2.5.2
 
Nama : Salma
NIM : 0610 3070 1238
Kelas : 6TCB
Mata Kuliah : Praktek Pemrograman Jaringan
Dosen Pengajar : Ali Firdaus
 
Pengertian Java
A. Pengertian Java Java adalah sebuah teknologi yang diperkenalkan oleh Sun Microsystems pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Kita lebih menyukai menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional. Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu: · Programming-language specification · Application-programming interface · Virtual-machine specification
B. Java API Java API terdiri dari tiga bagian utama: · Java Standard Edition (SE), sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, M/K, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan. · Java Enterprose Edition (EE), sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi server dengan mendukung untuk basis data. · Java Macro Edition (ME), sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager.
C. Java Virtual Machine Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file .class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host computer.
 D. Sistem Operasi Java Sistem operasi biasanya ditulis dalam sebuah kombinasi dari kode bahssa C dan assembly, terutama disebabkan oleh kelebihan performa dari bahasa tersebut dan memudahkan komunikasi dengan perangkat keras. Satu kesulitan dalam merancang sistem basis bahasa adalah dalam hal proteksi memori, yaitu memproteksi sistem opeasi dari pemakai program yang sengaja memproteksi pemakai program lainnya. Sistem operasi tradisional mengaharapkan pada tampilan perangkat keras untuk menyediakan proteksi memori. Sistem basis bahasa mengandalkan pada tampilan keamanan dari bahasa. Sebagai hasilnya, sistem basis bahasa menginginkan pada alat perangkat keras kecil, yang mungkin kekurangan tampilan perangkat keras yang menyediakan proteksi memori.
Berikut merupakan salah satu contoh penggunaan SUN JAVA :
 
Selamat Mencoba :)

Tutorial Menjalankan Aplikasi SMS dengan Wireless Toolkit 2.5.2


Aplikasi SMS dengan Wireless Toolkit 2.5.2
 
Nama : Salma
NIM : 0610 3070 1238
Kelas : 6TCB
Mata Kuliah : Praktek Pemrograman Jaringan
Dosen Pengajar : Ali Firdaus
 
Pengertian Java
A. Pengertian Java Java adalah sebuah teknologi yang diperkenalkan oleh Sun Microsystems pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Kita lebih menyukai menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional. Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu: · Programming-language specification · Application-programming interface · Virtual-machine specification
B. Java API Java API terdiri dari tiga bagian utama: · Java Standard Edition (SE), sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, M/K, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan. · Java Enterprose Edition (EE), sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi server dengan mendukung untuk basis data. · Java Macro Edition (ME), sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager.
C. Java Virtual Machine Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file .class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host computer.
 D. Sistem Operasi Java Sistem operasi biasanya ditulis dalam sebuah kombinasi dari kode bahssa C dan assembly, terutama disebabkan oleh kelebihan performa dari bahasa tersebut dan memudahkan komunikasi dengan perangkat keras. Satu kesulitan dalam merancang sistem basis bahasa adalah dalam hal proteksi memori, yaitu memproteksi sistem opeasi dari pemakai program yang sengaja memproteksi pemakai program lainnya. Sistem operasi tradisional mengaharapkan pada tampilan perangkat keras untuk menyediakan proteksi memori. Sistem basis bahasa mengandalkan pada tampilan keamanan dari bahasa. Sebagai hasilnya, sistem basis bahasa menginginkan pada alat perangkat keras kecil, yang mungkin kekurangan tampilan perangkat keras yang menyediakan proteksi memori.

Berikut merupakan salah satu contoh penggunaan SUN JAVA :

selamat mencoba, :)

Kamis, 16 Mei 2013

Tugas Praktek Pemrograman Jaringan

Nama : Salma
NIM : 0610 3070 1238
Kelas : 6TCB
Mata Kuliah : Praktek Pemrograman Jaringan
Dosen Pengajar : Ali Firdaus

Mengenal Java

Java adalah suatu teknologi di dunia software komputer, yang merupakan suatu bahasa pemrograman, dan sekaligus suatu platform. Sebagai bahasa pemrograman, Java dikenal sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi. Java mudah dipelajari, terutama bagi programmer yang telah mengenal
C/C++. Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek yang merupakan paradigma pemrograman masa depan. Sebagai bahasa pemrograman Java dirancang menjadi handal dan aman. Java juga dirancang agar dapat dijalankan di semua platform. Dan juga dirancang untuk menghasilkan aplikasi – aplikasi dengan performansi yang terbaik, seperti aplikasi database Oracle 8i/9i yang core-nya dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java. Sedangkan Java bersifat neutral architecture, karena Java Compiler yang digunakan untuk mengkompilasi kode program Java dirancang untuk menghasilkan kode yang netral terhadap semua arsitekture perangkat keras yang disebut sebagai Java Bytecode.

Berikut merupakan tutorial dalam menggunakan program Java
Download tutorialnya di link bawah ini :



Selamat Mencoba

Kamis, 11 April 2013

Router OSPF (Open Shortest Path First)


 
OSPF (Open Shortest Path First ) merupakan sebuah routing protokol berjenis IGP (interior gateway routing protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal. Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol ini dapat diimplementasikan. OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area.
OSPF memiliki 3 table di dalam router :


1.         Routing table
Routing table biasa juga disebut sebagai Forwarding database. Database ini berisi the lowest cost untuk mencapai router-router/network-network lainnya. Setiap router mempunyai Routing table yang berbeda-beda.
2.      Adjecency database
Database ini berisi semua router tetangganya. Setiap router mempunyai Adjecency database yang berbeda-beda.
3.      Topological database
Database ini berisi seluruh informasi tentang router yang berada dalam satu networknya/areanya.
-  Kelebihan
tidak menghasilkan routing loop
mendukung penggunaan beberapa metrik sekaligus
dapat menghasilkan banyak jalur ke sebuah tujuan
membagi jaringan yang besar mejadi beberapa area.
waktu yang diperlukan untuk konvergen lebih cepat
-  Kekurangan
Membutuhkan basis data yang besar
Lebih rumit
 
Untuk mengkonfigurasi router OSPF klik disini 
Untuk simulasi nya klik disini

Jumat, 05 April 2013

Routing Dinamis

Info POLSRI

Pada tanggal  03 April pada hari rabu, praktek manajemen jaringan komputer kali ini tentang Routing Dinamis... Let's learn ..

Router dinamis adalah router yang me-rutekan jalur yang dibentuk secara otomatis oleh router itu sendiri sesuai dengan konfigurasi yang dibuat. Jika ada perubahan topologi antar jaringan, router otomatis akan membuat ruting yang baru.
Routing dinamis merupakan routing protocol digunakan untuk menemukan network serta untuk melakukan update routing table pada router. Routing dinamis ini lebih mudah dari pada menggunakan routing statis dan default, akan tetapi ada perbedaan dalam proses-proses di CPU router dan penggunaan bandwidth dari link jaringan.

untuk langkah - langkah dari praktek tentang routing dinamis dapat didownload pada link dibawah ini :
Routing Dinamis(File PDF)
Routing Dinamis (FIle Simulasi PKT)

Minggu, 31 Maret 2013

Simulasi Topologi


 Info  Tentang POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA

Wednesday, saat nya ngpost lagi,
Praktek hari ini yaitu tentang topologi dengan menggunakan switch dan router,
Pada praktek ini, sebelum IP address router 1 dan router 2  diatur, saat melakukan ping dari PC1 ke IP gateway hasilnya request time out. Dan setelah diatur IP address routernya ping ke IP gateway tersebut bisa. Itu dikarenakan IP address pada fa0/0 router 1 diisi IP gateway pada PC1, PC2, PC3 yaitu 192.168.0.254 dan begitu pula pada IP pada fa0/0  router 2 diisi IP gateway pada PC4, PC5, PC6 yaitu 192.168.100.254.
Sedangkan untuk serial nya
se0/0/0 router 1 IP nya yaitu 192.168.200.1,
se0/0/0 router 2 IP nya yaitu 192.168.200.2
 untuk lebih dapat memahami dan menambah pengetahuan silahkan download file nya dibawah ini

File PDF

File dalam bentuk Paket Tracer


Rabu, 13 Maret 2013

SUBNETTING VLSM


polsri.ac.id



Subnetting VLSM

Subnetting yaitu suatu metode untuk menentukan topology pada setiap segment di suatu jaringan dengan memakai sebagian alamat IP pada host untuk alamat IP jaringan.

VLSM adalah pengembangan mekanisme subneting, dimana dalam vlsm dilakukan peningkatan dari kelemahan subneting klasik, yang mana dalam clasik subneting, subnet zeroes, dan subnet- ones tidak bisa digunakan. selain itu, dalam subnet classic, lokasi nomor IP tidak efisien.



Silahkan download file nya disini
Dan untuk simulasi jaringannya silahkan download disini 

Rabu, 06 Maret 2013


Membuat Simulasi Jaringan Topologi Star

polsri.ac.id


Pertemuan minggu ke 2 dalam mata kuliah Manajemen Jaringan Komputer,

Materi di mata kuliah MJK hari ini Rabu, 06 Maret 2013 kami mempelajari tentang cara menggunakan Packet Tracer beserta contohnya,

Contoh:

Buatlah simulasi sederhana , misalkan 2 buah PC yang dihubungkan menggunakan kabel dengan mengkonfigurasi IP masing - masing PC misalkan PC0 IP adrress 192.168.0.3 dan IP PC1 192.168.0.5.
kemudian kita berikan masing - masing pada PC simple PDU. Setelah itu kita play simulasi yang sudah kita buat tadi sehingga hasilnya sbb:




paket telah sukses dikirim


Adapun tugas pada mata kuliah hari ini yaitu membuat simulasi Topologi Star dengan Menggunakan Hub dan Switch, dapat Anda lihat dan download di 



Topologi Star by salmaajee

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Blogger templates

Blogger news