Firebird Database
Sebagai salah satu database open source, Firebird patut dipertimbangkan sebagai
alternatif database untuk aplikasi kita. Penulis tertarik dengan kemampuan dan
fitur yang ditawarkan oleh database ini, sehingga ingin membagikan pengalaman
mengenai database ini.
Pengertian Firebird
Firebird adalah database open source yang
dikembangkan untuk menjawab kebutuhan akan database yang handal namun cukup
ringan dan mudah dalam mengoperasikannya. Firebird 2.0 memiliki kelebihan pada
kecepatan akses database (akses data akan lebih cepat), keamanan data lebih
terjamin, mensupport bahasa asing (karakter asing seperti bahasa arab, cina,
dll), dan berbagai keterbatasan data telah dihilangkan/ditingkatkan.
Sejarah Firebird
Firebird dikembangkan dari codebase interbase
versi 6.0 yang open source. Interbase adalah aplikasi database yang telah
dikembangkan oleh beberapa perusahaan dan dalam beberapa nama yang berbeda.
Terakhir dikembangkan oleh Borland dan borland juga yang telah membuat
Interbase versi 6.0 menjadi open source, walapun borland kemudian merubah
interbase menjadi closed source kembali pada versi 6.5 dan seterusnya hingga
kini versi 7.1.
Ada beberapa komunitas yang mengembangkan interbase open source ini, diantaranya adalah Firebird Foundation, yaffil, vulcan dan fyracle. Namun semua root development tersebut rencananya akan digabungkan menjadi 1 root development dengan nama firebird pada firebird versi 3.0 keatas.
Ada beberapa komunitas yang mengembangkan interbase open source ini, diantaranya adalah Firebird Foundation, yaffil, vulcan dan fyracle. Namun semua root development tersebut rencananya akan digabungkan menjadi 1 root development dengan nama firebird pada firebird versi 3.0 keatas.
Beberapa alasan yang menjadikan penulis memilih Firebird sebagai database pilihan diantaranya adalah:
1. Kemudahan installasi
2. Memiliki fitur standard yang lumayan lengkap (Stored Procedure, View, Trigger)
3. Database hanya 1 file atau multispan file
4. Memiliki fitur Embeded Server
5. Dukungan pada banyak platform (windows, linux, unix)
6. Footprint yang kecil
7. Dukungan pada UDF
8. Komunitas yang besar
9. Dukungan driver yang luas
Kemudahan penggunaaan dari firebird cukup
memberikan banyak pilihan, baik untuk menjadikan Firebird sebagai database
embeded seperti untuk aplikasi dalam CD Rom ataupun sebagai database
enterprise. Meski diakui hingga firebird 1.5 belum banyak fitur yang mendukung
kebutuhan enterprise secara built in, namun prospek ke depan dari database ini
sangat baik.
Beberapa Kekurangannya
Hingga Firebird 1.5.2, ada beberapa kelemahan
yang ditemukan oleh penulis yang dirasakan cukup menganggu, namun sudah banyak
yang telah diperbaiki di versi 2.0, diantaranya adalah:
1. Belum mendukung derived table (FB 2.0 sudah mendukung)
1. Belum mendukung derived table (FB 2.0 sudah mendukung)
2. Query Plan yang kurang optimize (FB2.0 sudah
diperbaiki). Disini saya telah melakukan pengujian kecil, yaitu dengan
menjalankan suatu query yang melibatkan penggunaan correlated query dan fungsi
coalesce, di FB1.5 membutuhkan waktu yang jauh lebih lama dari pada di FB2.0
3. Tidak dapat mempergunakan alias kolom dalam where clause sehingga cukup menyulitkan jika kita pergunakan corelated query. (FB 2.0 sudah diperbaiki)
3. Tidak dapat mempergunakan alias kolom dalam where clause sehingga cukup menyulitkan jika kita pergunakan corelated query. (FB 2.0 sudah diperbaiki)
4. Built in function yang masih sedikit
Cara Install Firebird 2.0 :
1. Pastikan Anda telah membackup data Zahir Anda sebelum menggunakan Firebird 2.0.
2. Download terlebih dahulu Firebird 2.0 installer. Klik disini untuk mendownload Firebird 2.0 sekarang (pilih pada bagian Download > Windows > Official Windows Setup and Installer For Classic and SuperServer, bila server Anda menggunakan Windows).
3. Stop terlebih dahulu Firebird melalui Start > Control Panel > Firbird Server Manager > Klik tombol STOP.
4. Jalankan instalasi Firebird 2.0 langsung tanpa perlu meng-uninstall Zahir atau Firebird versi sebelumnya, Firebird versi sebelumnya dapat langsung ditimpa saja, Sehingga saat install Anda cukup memilih folder C:\Program Files\Firebird 1.5 (dimana Firebird yang lama berada).
5. Restart Windows, atau jalankan kembali Firebird melalui Control Panel seperti diatas (point 3), klik tombol START.
Polsri
1. Pastikan Anda telah membackup data Zahir Anda sebelum menggunakan Firebird 2.0.
2. Download terlebih dahulu Firebird 2.0 installer. Klik disini untuk mendownload Firebird 2.0 sekarang (pilih pada bagian Download > Windows > Official Windows Setup and Installer For Classic and SuperServer, bila server Anda menggunakan Windows).
3. Stop terlebih dahulu Firebird melalui Start > Control Panel > Firbird Server Manager > Klik tombol STOP.
4. Jalankan instalasi Firebird 2.0 langsung tanpa perlu meng-uninstall Zahir atau Firebird versi sebelumnya, Firebird versi sebelumnya dapat langsung ditimpa saja, Sehingga saat install Anda cukup memilih folder C:\Program Files\Firebird 1.5 (dimana Firebird yang lama berada).
5. Restart Windows, atau jalankan kembali Firebird melalui Control Panel seperti diatas (point 3), klik tombol START.
Polsri







0 komentar:
Posting Komentar