Jumat, 26 Oktober 2012

Instalasi FTP server (vsFTPd) dan Konfigurasi


 FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. Protokol ini masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.  Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
Untuk prosesnya dapat dilihat dari gambar berikut ini :


Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan

Kamis, 25 Oktober 2012

FIle Transfer Protocol

Protokol pengiriman berkas (Bahasa inggris: File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuahAntarjaringan.


FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) danpenggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP.
Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier(URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum pengiriman data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCPnomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mengirim data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.
FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakanusername dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metodeanonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous danpassword yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

Sabtu, 13 Oktober 2012

MySQL Server


MySQL Database
Pengertian MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.

Microsoft Access


Microsoft Access (Microsoft Office Access)

Pengertian Microsoft Access
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC.

Ms SQL Server


Perkembangan Microsoft SQL Server



Microsoft SQL Server diperkenalkan pada tahun 1990 untuk platform Microsoft OS/2 dalam kerjasamanya dengan Sybase. Produk ini berasal dari Sybase SQL Server 4.x untuk platform Unix. Dengan adanya Windows NT, muncul inisiatif untuk membangun SQL Server versi Windows NT sehingga dihasilkan Microsoft SQL Server versi 4.2 untuk platform Windows NT. Kerjasama dengan Sybase masih berlanjut dan diluncurkan SQL Server 6.0 pada tahun 1995 dan
setahun kemudian SQL Server versi 6.5 diluncurkan. SQL Server 6.5 memperbarui kemampuan transaksi dan menjadi produk database client/server yang banyak dipakai pada platform Windows NT.

Oracle Database


Cara untuk bisa menginstal Oracle 10g (for Win XP) pada Windows 7. Dan akhirnya bisa. Berikut langkah-langkahnya :


Oracle Database
Pengertian Oracle Database

Database merupakan salah satu komponen dalam teknologi informasi yang mutlak diperlukan oleh semua organisasi yang ingin mempunyai suatu sistem informasi yang terpadu untuk menunjang kegiatan organisasi demi mencapai tujuannya. Karena pentingnya peran database dalam sistem informasi, tidaklah mengherankan bahwa terdapat banyak pilihan software Database Management System (DBMS) dari berbagai vendor baik yang gratis maupun yang komersial. Beberapa contoh DBMS yang populer adalah MySQL, MS SQL Server, Oracle, IBM DB/2, dan PostgreSQL.

Instalasi DNS Server Pada Ubuntu Server


DNS SERVER
DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya


adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat e-mail. DNS menghubungkan kebutuhan ini.

Rabu, 10 Oktober 2012

PostgreSQL Database


Pengertian PostgreSQL
PostgreSQL adalah sebuah software database Open Source dengan waktu pengembangan lebih dari 15 tahun. Anda yang sedang mencari software database alternatif bisa mencoba software yang satu ini.
PostgreSQL merupakan sebuah object-relational database system yang powerful dan bersifat open source. Software ini telah memiliki 15 tahun masa pengembangan aktif dan arsitektur yang dimilikinya telah terbukti memiliki reputasi yang baik untuk keandalan (reliability), integritas data (data integrity), dan juga ketepatan (correctness).
Fitur PostgreSQL
Sebagai enterprise class database, PostgreSQL menghadirkan berbagai fitur yang memuaskan seperti Multi-Version Concurrency Control (MVCC), point in time recovery, tablespaces, asynchronous replication, nested transactions (savepoints), online/hot backups, query planner/optimizer yang baik, dan write ahead logging untuk fault tolerance. Object-relational database system ini juga mendukung international character set, multibyte character encoding, Unicode, dan memiliki kemampuan yang baik dalam sorting, case-sensitivity, dan formatting.

Firebird Database


Firebird Database
Sebagai salah satu database open source, Firebird patut dipertimbangkan sebagai alternatif database untuk aplikasi kita. Penulis tertarik dengan kemampuan dan fitur yang ditawarkan oleh database ini, sehingga ingin membagikan pengalaman mengenai database ini.

Pengertian Firebird
Firebird adalah database open source yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan akan database yang handal namun cukup ringan dan mudah dalam mengoperasikannya. Firebird 2.0 memiliki kelebihan pada kecepatan akses database (akses data akan lebih cepat), keamanan data lebih terjamin, mensupport bahasa asing (karakter asing seperti bahasa arab, cina, dll), dan berbagai keterbatasan data telah dihilangkan/ditingkatkan.

Sejarah Firebird
Firebird dikembangkan dari codebase interbase versi 6.0 yang open source. Interbase adalah aplikasi database yang telah dikembangkan oleh beberapa perusahaan dan dalam beberapa nama yang berbeda. Terakhir dikembangkan oleh Borland dan borland juga yang telah membuat Interbase versi 6.0 menjadi open source, walapun borland kemudian merubah interbase menjadi closed source kembali pada versi 6.5 dan seterusnya hingga kini versi 7.1.
Ada beberapa komunitas yang mengembangkan interbase open source ini, diantaranya adalah Firebird Foundation, yaffil, vulcan dan fyracle. Namun semua root development tersebut rencananya akan digabungkan menjadi 1 root development dengan nama firebird pada firebird versi 3.0 keatas.

Kelebihan Firebird
Beberapa alasan yang menjadikan penulis memilih Firebird sebagai database pilihan diantaranya adalah:
1. Kemudahan installasi
2. Memiliki fitur standard yang lumayan lengkap (Stored Procedure, View, Trigger)
3. Database hanya 1 file atau multispan file
4. Memiliki fitur Embeded Server
5. Dukungan pada banyak platform (windows, linux, unix)
6. Footprint yang kecil
7. Dukungan pada UDF
8. Komunitas yang besar
9. Dukungan driver yang luas
Kemudahan penggunaaan dari firebird cukup memberikan banyak pilihan, baik untuk menjadikan Firebird sebagai database embeded seperti untuk aplikasi dalam CD Rom ataupun sebagai database enterprise. Meski diakui hingga firebird 1.5 belum banyak fitur yang mendukung kebutuhan enterprise secara built in, namun prospek ke depan dari database ini sangat baik.

Beberapa Kekurangannya
Hingga Firebird 1.5.2, ada beberapa kelemahan yang ditemukan oleh penulis yang dirasakan cukup menganggu, namun sudah banyak yang telah diperbaiki di versi 2.0, diantaranya adalah:
1. Belum mendukung derived table (FB 2.0 sudah mendukung)
2. Query Plan yang kurang optimize (FB2.0 sudah diperbaiki). Disini saya telah melakukan pengujian kecil, yaitu dengan menjalankan suatu query yang melibatkan penggunaan correlated query dan fungsi coalesce, di FB1.5 membutuhkan waktu yang jauh lebih lama dari pada di FB2.0
3. Tidak dapat mempergunakan alias kolom dalam where clause sehingga cukup menyulitkan jika kita pergunakan corelated query. (FB 2.0 sudah diperbaiki)
4. Built in function yang masih sedikit

Cara Install Firebird 2.0 :

1. Pastikan Anda telah membackup data Zahir Anda sebelum menggunakan Firebird 2.0.

2. Download terlebih dahulu Firebird 2.0 installer. Klik disini untuk mendownload Firebird 2.0 sekarang (pilih pada bagian Download > Windows > Official Windows Setup and Installer For Classic and SuperServer, bila server Anda menggunakan Windows).

3. Stop terlebih dahulu Firebird melalui Start > Control Panel > Firbird Server Manager > Klik tombol STOP.

4. Jalankan instalasi Firebird 2.0 langsung tanpa perlu meng-uninstall Zahir atau Firebird versi sebelumnya, Firebird versi sebelumnya dapat langsung ditimpa saja, Sehingga saat install Anda cukup memilih folder C:\Program Files\Firebird 1.5 (dimana Firebird yang lama berada).

5. Restart Windows, atau jalankan kembali Firebird melalui Control Panel seperti diatas (point 3), klik tombol START.

Polsri 

Aplikasi Database Server

Polsri

Aplikasi Database Server
Database (basis data) adalah kumpulan informasi yang disimpan didalam komputer secara sistematis sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut. Perangkat lunak untuk memanggil dan mengelola dan memanggil query database disebut sistem manajemen database (database management system/DBMS)

Beberapa aplikasi database diantaranya:

1. Komersial
- DB2
- Microsoft SQL Server
- Oracle
- Sybase
- Teradata

2. Gratisan
- Firebird
- MySQL
-PostgreSQL

Untuk membuat suatu database, kita dapat menggunakan software atau tool dalam membuatnya, berikut ini adalah penjelasannya mengenai software membuat database :

1. Microsoft Access
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007. Microsoft Access dapat  menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.
2. Ms SQL Server
Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.
3. Oracle
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.

4.MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius.
5.Postgre SQL
Postgre SQL merupakan tool untuk membuat database server yang bersifat open source yang memiliki licensi GPL (General Public License). Postgre SQL mendukung bahasa pemrograman seperti : SQL, C, C++, Java, PHP dan lainnya. Dengan lisensi GPL, PostgreSQL dapat digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan oleh setiap orang tanpa perlu membayar lisensi (free of charge) baik untuk keperluan pribadi, pendidikan maupun komersil. Kebanyakan PostgreSQL tersedia untuk pengguna Linux
6.Firebird
Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.
Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah Initial Developer’s Public License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis oleh Inprise berlisensi di bawah InterBase Public License 1.0. Kedua lisensi tersebut merupakan versi modifikasi dari Mozilla Public License 1.1. Selain dari software-software diatas, masih banyak lagi softwarenya seperti dBase, syBase, Informix, FoxPro, DB2, dll

Kamis, 04 Oktober 2012

Tools Dasar Dalam Jaringan

1.      Mengecek koneksitas ke host lain
- 10 . 17 . 0 . 254
- 10 . 10 . 1 . 1
- 202 . 9 . 69 . 9
- 10 . 17 . 0 . 1
- 10 . 17 . 4 . 2
[User@linux/]#ping[ip_host lain]
Tulis dan jelaslan output di atas

Hasil nya adalah

PING 10.17.0.254 (10.17.0.254) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=1 ttl=255 time=0.584 ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=2 ttl=255 time=0.564ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=3 ttl=255 time=0.568ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=4 ttl=255 time=0.565ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=5 ttl=255 time=0.564ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=6 ttl=255 time=0.555ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=7 ttl=255 time=0.554ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=8 ttl=255 time=0.551ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=9 ttl=255 time=0.533ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=10 ttl=255 time=0.565ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=11 ttl=255 time=0.566ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=12 ttl=255 time=2.35ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=13 ttl=255 time=0.566ms
64 bytes from 10.17.0.254: icmp_req=14 ttl=255 time=0.943ms
Analisa:
Ping (kadangkala disebut sebagai singkatan dari Packet Internet Gopher) adalah sebuah program utilitas yang dapat digunakan untuk memeriksa Induktivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respon darinya.

Setelah kita ping IP 10.17.0.254 dan  hasilnya seperti diatas berarti request IP tersebut terkirim. Dan berhasil nyambung ke IP tersebut.

PING 10.10.1.1 (10.10.1.1) 56(84) bytes of data.

64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=1 ttl=62 time=0.584 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=2 ttl=62 time=0.291 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=3 ttl=62 time=0.325 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=4 ttl=62 time=0.270 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=5 ttl=62 time=0.314 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=6 ttl=62 time=0.318 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=7 ttl=62 time=0.300 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=8 ttl=62 time=0.285 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=9 ttl=62 time=0.279 ms
64 bytes from 10.10.1.1: icmp_req=10 ttl=62 time=0.307 ms
Analisa:
Setelah kita ping IP 10.10.1.1 dan  hasilnya seperti diatas berarti request IP tersebut terkirim. Dan berhasil nyambung ke IP tersebut.
PING 202.9.69.9 (202.9.69.9) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=1 ttl=62 time=0.359 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=2 ttl=62 time=0.307 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=3 ttl=62 time=0.313 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=4 ttl=62 time=0.310 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=5 ttl=62 time=0.291 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=6 ttl=62 time=0.318 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=7 ttl=62 time=0.364 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=8 ttl=62 time=0.307 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=9 ttl=62 time=0.310 ms
64 bytes from 202.9.69.9: icmp_req=10 ttl=62 time=0.290 ms
Analisa:
Setelah kita ping IP 202.9.69.9: dan  hasilnya seperti diatas berarti request IP tersebut terkirim. Dan berhasil nyambung ke IP tersebut.

PING 10.17.0.1 (10.17.0.1) 56(84) bytes of data.

64 bytes from 10.17.0.1: icmp_req=1 Destination Host Unreachable
64 bytes from 10.17.0.1: icmp_req=2 Destination Host Unreachable
64 bytes from 10.17.0.1: icmp_req=3 Destination Host Unreachable
64 bytes from 10.17.0.1: icmp_req=4 Destination Host Unreachable
64 bytes from 10.17.0.1: icmp_req=5 Destination Host Unreachable
64 bytes from 10.17.0.1: icmp_req=6 Destination Host Unreachable
Analisa:
Setelah kita ping IP 10.17.0.1 dan  hasilnya seperti diatas berarti request IP tersebut belum terkirim. Dan belum nyambung atau belum dapat  tercapai  ke IP tersebut.

PING 10.17.4.2 (10.17.4.2) 56(84) bytes of data.
 ^C
--- 10.17.4.2 ping statistic ---
11 packets transmitted, 0 received, 100% packet loss, time 10000ms



PING 10.17.0.194 (10.17.194) 56(84) bytes of data.

64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=1 ttl=64 time=0.084 ms
64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=2 ttl=64 time=0.036 ms
64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=3 ttl=64 time=0.037 ms
64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=4 ttl=64 time=0.032 ms
64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=5 ttl=64 time=0.030 ms
64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=6 ttl=64 time=0.034 ms
64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=7 ttl=64 time=0.033 ms
64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=8 ttl=64 time=0.042 ms
64 bytes from 10.17.0.194: icmp_req=9 ttl=64 time=0.048 ms
^C
--- 10.17.0.194 ping statistic ---
9 packets transmitted, 9 received, 0% packet loss, time 8011 ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.30/0.037/0.048/0.009 ms
Analisa:
Setelah kita ping IP 10.17.0.194  dan  hasilnya seperti diatas berarti request IP tersebut terkirim. Dan berhasil nyambung ke IP tersebut.
PING 10.17.0.195 (10.17.195) 56(84) bytes of data.

64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=1 ttl=64 time=4.19 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=2 ttl=64 time=0.132 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=3 ttl=64 time=0.122 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=4 ttl=64 time=0.119 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=5 ttl=64 time=0.119 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=6 ttl=64 time=0.128 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=7 ttl=64 time=0.134 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=8 ttl=64 time=0.127 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=9 ttl=64 time=0.122 ms
64 bytes from 10.17.0.195: icmp_req=10 ttl=64 time=0.128 ms
^C
--- 10.17.0.195 ping statistic ---
10 packets transmitted, 10  received, 0% packet loss, time 9013 ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.119/0.533/4.199/1.222 ms
Analisa:
Setelah kita ping IP 10.17.0.195  dan  hasilnya seperti diatas berarti request IP tersebut terkirim. Dan berhasil nyambung ke IP tersebut.

2.      Menganalisa rute paket host dan tujuan
Amat rute paket ke host seperti nomor 1
Perintah :
[user @linux/]#traceroute [jost tujuan]


Hasilnya adalah:

Traceroute to 10.10.1.1 (10.10.1.1), 30 hops max, 60 bytes packets
1                    10.10.0.254 (10.17.0.254) 0.75 ms     0.926 ms   1.147 ms
2                    10.2.6.1        (10.2.6.1)        0.552ms   0.57ms      0.575 ms
3                    10.10.1.1 (10.10.10.1)        0.310ms   0.334ms   0.335ms

Traceroute to 10.17.0.254 (10.17.0.254), 30 hops max, 60 byte packets
1.10.17.0.254 (10.17.0.254) 2.864 ms * *

Traceroute to 10.17.0.1(10.17.0.1), 30 hops max, 60 byte packets
1                    ubuntu, local (10.17.0.194) 3001.631 ms !H 3001  626ms  !H 3001  616 ms  !H

Traceroute to 10.17.4.2 (10.17.4.2), 30 hops max, 60 byte packets
1                    10.17.0.254 (10.17.0.254)  3.266ms  3.448ms  3.660ms
2                    ***
3                    ***
4                    ***
5                    ***
6                    ***
7                    ***
8                    ***
9                    ***
10                ***
11                ***
12                ***
13                ***
14                ***
15                ***
16                ***
17                ***
18                ***
19                ***
20                ***
21                ***
22                ***
23                ***
24                ***
25                ***
26                ***
27                ***
28                ***
29                ***
30                ***

Traceroute to 202.9.69.9 (202.9.69.9), 30 hops max, 60 byte packets
1                    10.17.0.254 (1-.17.0.254)  1.058ms  1.239ms  1.448ms
2                    10.2.7.1 (10.2.6.1(10.2.6.1)  0.563ms 0.558ms
3                    ***
4                    ***
5                    ***
6                    ***
7                    ***
8                    ***
9                    ***
10                ***
11                ***
12                ***
13                ***
14                ***
15                ***
16                ***
17                ***
18                ***
19                ***
20                ***
21                ***
22                ***
23                ***
24                ***
25                ***
26                ***
27                ***
28                ***
29                ***
30                ***
Traceroute to 10.17.0.194 (10.17.0.194), 30 hops max, 60 byte packets
1                    ubuntu.local (10.17.0.194) 0.055 ms 0.008ms  0.007ms
Analisa:
Traceroute (Tracert) adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan.
Seperti kita liat pada IP 202.9.69.9 rute yang dilewatinya yaitu alamat IP
10.17.0.254-.17.0.254)  1.058ms  1.239ms  1.448ms dan
10.2.7.1 (10.2.6.1(10.2.6.1)  0.563ms 0.558ms dan terjadi loncatan dari urut 3 sampai 30

3.      menganalisa servis yang membuka port komputer lokal
amatilah port berapa saja yang terbuka komputer anda dengan perintah netstat
[user@linux~]#netstat---listening |more
Tulis dan jelaskan perintah di atas!

Hasilnya adalah:
Active Internet connection (w/o servers)
Proto Recv-Q Send-Q Local Address            Foreign Address         State
Active UNIX domain sockets (w/o servers)
Proto   RefCnt            Flags    Type                State                I-Node                        Path
Unix    2          []          DGRAM                                             6944    @/org/kernel/udev/udevd
Unix    6          []          DGRAM                                             1022    /dev/log
Unix    2          []          DGRAM                                             9536
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           9533  /var/run/samba/winbindd_privuleged/pipe
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           9033   
Unix    2          []          DGRAM                                             9355
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           8973   /var/run/samba/winbindd_privuleged/pipe
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           9354
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           8926
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           8925
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           9269  /var/run/samba/winbindd_privuleged/pipe
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           9268
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           9266
Unix    2          []          STREAM        CONNECTED           9265
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           9263  /var/run/samba/winbindd_privuleged/pipe
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           8092
Unix    2          []          STREAM        CONNECTED           8091
Unix    3          []          DGRAM                                            7966
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           8428  @/com/ubuntu/upstart
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           8425
Unix    2          []          DGRAM                                             7210
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           7192    /var/run/dbus/system_bus_socket
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           7091
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           7086
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           7085
Unix    2          []          DGRAM                                             7082
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           7174   /var/run/dbus/system_bus_socket
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           7173
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           7058
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           7057
Unix    3          []          DGRAM                                             6977
Unix    3          []          DGRAM                                             6976
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           6930    @/com/ubuntu/upstart
Unix    3          []          STREAM        CONNECTED           6927

Analisa:
Fungsi Netstat (Network Statistics)  ini adalah memeriksa status jaringan serta memberikan informasi tentang adanya transfer data yang terjadi dalam sebuah jaringan yang terhubung ke komputer, baik itu jaringan local (LAN) maupun jaringan Internet, baik itu transfer data masuk (incoming) atau juga outgoing.
  1. Proto. Kolom proto menunjukan jenis protokol yang dipakai.
  2. Local Address. Kolom ini menjelaskan alamat dan nomor port yang ada di komputer anda yang mana saat itu sedang aktif melakukan koneksi. Contoh diatas fatality adalah nama host dari komputer saya dan 1772 adalah nomor port di komputer saya yang sedang melakukan koneksi.
  3. Foreign Address. Kolom ini menunjukan koneksi yang dituju oleh local address beserta nomor portnya. Contoh diatas saya sedang menghubungi server google melalui http (port 80) yang artinya saya sedang browsing google.
  4. State. Kolom ini menunjukan status dari koneksi yang sedang terjadi. ESTABLISED artinya sudah terhubung dengan komputer lain dan siap mengirimkan data.
LISTENING pada perintah diatas siap untuk melakukan koneksi
4.      Menganalisa servis yang membuka port dikomputer local dengan network Mapper. Amati port berapa saja yang terbuka pada komputer anda dengan network Mapper.
[user@linux~]#sudo nmap localhost
Tulis dan jelaskan perintah diatas.
Hasilnya:

Starting Nmap 5.21 (http://nmap.org) at 2002-01-01 14:34   EST
Nmap scan report for localhost (127.0.0.1)
Host is up (0.000012s latency).
Not shown: 993 closed ports
PORT              STATE            SERVICE
22/tcp              open                ssh
53/tcp              open                domain
80/tcp              open                http
139/tcp            open                netbios-ssn
445/tcp            open                Microsoft-ds
631/tcp            open                ipp
3306/tcp          open                mysql

Nmap done: 1 IP address (1 host up)scanned in 0.15 seconds

Analisa:
Nmap (Network Mapper) adalah sebuah aplikasi atau tool yang berfungsi melihat port yang terbuka pada aplikasi dan juga bisa untuk IP scanner, jadi kita bisa melihat IP yang sedang berjalan.

5.      Menganalisa IP asal, IP tujuan, port asal, port tujuan dalam sebuah sesi koneksi
a)menganalisa paket dari komputer local
*lakukan SSH ke komputer server
[user@linux ~]#SSH [IP_Server]
*amati IP asal, IP tujuan, port asal, port tujuan dalam sebuah sesi koneksi tersebut pada terminal 2 dengan masuk ke terminal 1, 2 dan seterusnya dengan fungsi (ctrl+alt+F1 [untuk terminal 1, dan F2 untuk terminal 2])

Pada terminal 1, lakukan perintah ini
[user@linux ~]#SSH [IP_Server]

Pada terminal 2, lakukan perintah ini
[user@linux ~]#netstat |grep ESTABLISHED
Tulis dan jelaskan output diatas.
Hasil:
Pada terminal 1
[user@linux ~]#SSH [IP_Server]
The authenficity of host ‘202.9.69.2

Pada terminal 2
[user@linux ~]#netstat |grep ESTABLISHED
Tcp      0          0          ubuntu.local:37083 lib.polsri.ac.id:ssh ESTABLISHED

Analisa:
           SSH Server
               Kegunaan utama SSH Server:
●Untuk remote login dan remote administration
●SSH sangat aman karena transmisi data ter-enkripsi
●Menggantikan protokol telnet yang tidak amankarena transmisi data tak ter-enkripsi  (plain text)
Manfaat lain SSH Server:
●Untuk remote execution
Untuk transfer file dengan SFTP (secure FTP)
●Untuk transfer file dengan SCP (secure copy)


6.      Dari soal no. 5 perintah  [user@linux ~]#netstat |grep ESTABLISHED  diubah menjadi
[user@linux ~]#tcpdumpt –i eth0 |grep ESTABLISHED
Jika tcpdumpt not found, maka di install terlebih dahulu dengan perintah
[user@linux ~]#sudo apt-get install tcpdump
Hasil:
Tcpdump version 4.1.1
Libpcap version 1.1.1
usage: tcpdump [-aAbdDefIK1LnNOpqRStuUvxX]                        [-B size]           [-c count]
                        [-C file_size] [-E algo:secret] [-F file] [-G seconds]
                        [-I interface] [-M secret] [-r file]
                        [-s snaplen] [-T type] [-w filecount]
                        [-y datalinktype] [-z command] [-Z user]
                        [expression]











Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Blogger templates

Blogger news